Foto Mesum Siswi Praja IPDN

Februari 28, 2009
Sumber : http://forum.brawijaya.ac.id/index.php?action=vthread&forum=6&topic=147

Dosen di IPDN, Inu Kencana, mengatakan selama tahun 2000 hingga 2004 terdapat 640 kasus free sex yang melibatkan praja di IPDN. Benarkah demikian? “Saya tidak melihat ada seks bebas di IPDN. Itu cerita lama. Seks itu siapapun membutuhkan, tapi tidak boleh seperti itu,” ujar Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi. Hal itu disampaikan dia usai rapat internal Depdagri di Kantor Kementerian Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (4/4/2007).

Data itu diperoleh Inu dari hasil riset terkait disertai doktornya – yang belum disidangkan – di Universitas Padjajaran. Disertasi itu berjudul Pengawasan Kinerja STPDN Terhadap Sikap Masyarakat Kabupaten Sumedang. Selain kasus seks bebas, Inu juga mencatat selama kurun waktu 2000-2004, terjadi 35 kasus penganiyaan berat. 8 Praja yang terkait kasus ini kemudian dikeluarkan. Selain itu, tercatat 125 kasus narkoba dan 5 praja dikeluarkan, 9.000 kasus penganiayaan ringan, dan tidak ada satu praja pun yang dikeluarkan.

Sumber : http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/04/tgl/04/time/-223733/idnews/763196/idkanal/10

Oke……

Mungkin gak ada kasus Free Sex yang secara langsung dilakukan dalam institusi pendidikan IPDN, namun coba lihat gambar berikut.

Sebuah fakta terbaru dan pastinya akan kembali lebih akan mencoreng citra IPDN yang merupakan Lembaga Pendidikan khusus ditangani langsung oleh Pemerintah. Setelah beberapa bulan silam Indonesia digemparkan tentang beberapa kasus tindak kekerasan yang dilakukan oleh para senior Praja IPDN kepeda para yuniornya hingga akhirnya meninggal dunia, kini salah satu Siswi yang merupakan hasil penggemblengan IPDNpun tengah menggambarkan betapa buruknya sistem pendidikan moral yang terdapat di IPDN.

sarlota-mobilala_siswi-paraja-ipdn_papua

Download Full Imagenya Disini

Akan jadi apa para Siswa & Siswi Praja IPDN di masa yang akan datang ?

IPDN kini bukan lagi mencetak calon PRAJA tetapi mencetak calon petinju, calon pembunuh, serta calon pelacur. Dari sini kita bisa menilai kualitas pamong praja kita nantinya kalau ada rakyat yang melawan atau beda pendapat, maka pastinya ilmu bawaan itulah yang akan diterapkan :

( Memukul, Membunuh, hingga merayu sampai keranjang )